Latihan Mistery, Elena, dan Dembele
Mistery, Dembele, dan Elena memulai latihan mereka. mistery berlatih dengan pedangna sambil mempelajari magic sword dengan susah payah. Misterypun mencoba untuk istirahat terlebih dahulu di bawah pohon besar belakang rumahnya. Di seberang terdapat tebing dengan air terjun yang sangat tinggi mengalir deras. Dia penasaran akan air terjun itu, hingga suara angin yang sejuk seakan menyuruhnya untuk menuju ke air terjun itu “wwwuuuuuzzzzz” suara sapaan angin. Mistery menjadi penasaran dan tanpa sadar dia mengikuti arah angin tersebut. Tetapi sesampinya di depan air terjun dia kebingungan karena angin itu memasuki ke dalam air terjun yang cukup deras. Dia mulai penasaran ada apa di belakang air terjun yang tinggi itu. Dengan berhati-hati dia memberanikan melewati air terjun itu. Jalan yang sangat licin dan arus air terjun yang sangat deras membuatnya kesulitan untuk berjalan. Bahkan beberapa kali sering Mistery terjatuh. "Gluuuppp' Suara tegukan ludah ketika melihat goa yang cukup besar di belakang air terjun itu. Bahkan di dalam goa bisa unuk berlatih pedang. Mistery merasa gugup memasuki goa tersebut. Terasa aura angin yang menariknya semakin kuat.
Misterypun tertuju pada dinding goa yang merupakan pusat aura angin itu. Tekanannya pun semakin menggila ketika Mistery mencoba menerobosnya. Dengan susah payah dia menerobos angin yang sangat kuat itu. Insting tubuhnya tiba-tiba menyatu dengan angin itu. Tubuhnya menjadi ringan dan angin itu menyelimuti tubuh Mistery. Bahkan sempat pipinya tergores dengan angin liar yang coba menyelimuti tubuhnya. Butuh beberapa menit dia akhirnya bisa menguasai Aura angin itu. "Akhirnya aku berhasil menguasai angin ini..." kata Mistery. Penuh dengan goresan luka... darahnya tak sengaja terciprat mengenai dinding dalam goa seakan angin menunjukan sesuatu yang sedang disembunyikan di dalam tembok itu. "Kenapa tiba-tiba keluar lingkaran sihir kuno... Apa ada barang legendaris?" Mistery terkejut hingga mata berbintang. Dindingnya mulai retak " Duaaaarrrrr" dengan suara dentuman keras pedang tua terbang kearah Mistery. Dengan sigap Mistery menangkapnya. Lagi-lagi kejadian itu membuat Mistery terkejut, dia memegang pedang tua yang sudah usang dengan aura kegelapan bercampur dengan aura angin yang berwarna hijaunya. "Sriiingggggg..." Mistery mencoba mengeluarkan pedang itu dari sarungnya. Angin keluar dari pedang itu "Duuuuaaaaarrrr... swwwuueeerrrrrr...." suara angin seperti badai menghatam seluruh goa dan membelah air terjun yang menutupi pintu goa. "Apa yang terjadi??... Aura ini sangat kuat" Dembele merasakan aura angin itu dari arah air terjut. Betapa terkejutnya dia melihat badai keluar dari goa itu. Dembele dengan cepat menuju kearah goa itu. " Mistery???... Kenapa kamu ada disini?" Dia terkejut melihat Mistery terkapar pingsan di dalam goa tersebut. dembele langsung membawanya ke dalam rumah untuk menaruhnya di kamarnya.
Dembele masih terheran-heran apa yang terjadi dengan Mistery. Sambil melanjutkan latihannya di belakang rumah bergantian dengan merawat Mistery yang belum kunjung siuman. Continue
Comments
Post a Comment