Mistery and Dark Part 3

 BAB 3 Kecurigaan Mistery kepada Raja Kota Gate

Di Pesta meriah itu, setelah berhasil mengalakan Naga Api. Mereka tidak tahu kalo masih ada sesuatu yang bergerak dari kejauhan yang sedang memantau pertarungan Mistery dan kawan-kawan melawan Naga Api.

Pesta yang berlangsung semalaman yang diadakan di istanan Kota Gate telah usai, merekapun tertidur lelap di masing-masing kamar yang telah disiapkan oleh Raja Bimasakti. Mereka merencaakan keesokan pagi akan kembali pulang menuju halaman rumahnya yang berada di desa Merapi dan akan berjanji untuk berlatih lebih gita agar menjadi lebih kuat lagi. "Aku harus berlatih lagi agar menjadi kuat" ucap dari Mistery. "Kenapa kamu ingin menjadi kuat Mistery?, bukannya kita sudah berhasil mengalahkan Naga Api...." saut dari Dembele. Elena yang sedang mendengarkan pembicaraan merekapun mulai menyela "hei kalian... Apa kalian tidak curiga dengan raja Bimasakti?". "Memamngnya apa yang mencurigakan dengan Raja?" Mistery menjawab pertanyaan dari Elena. "Sepertinya raja sedang menyembunyikan sesuatu kepada kita semua" kata Elena. Mereka menjadi penasaran dengan apa yang di ucapkan oleh Elena.

Flasback kebelakang pada saat pesta meriah Mistery dan kawan-kawannya di panggil untuk menemui langsung sang Raja. Raja Bimasaktiyang mempunyai pengaruh besar terhadap kota GATE. Dikareankan pernah mengalahkan beruang liar yang mempunyai tinggi hingga 3 Meter. Beruang liar itu mengamuk dan menghancurkan bangunan di kota GATE. Bahkan banyak penduduk dan kesatria terluka parah pada saat melakukan perlawanan dengan Beruang liar itu. Raja Bimasakti dengan sergap menghunuskan pedangnya yang terbuat dari bahan material Dasmascus dengan effect Api yang berwarna ungu itu menebas tubuh beruang hingga terlah menjadi dua bagian. Semenjak itulah dia diangkat menjadi Raja kota GATE setelah raja sebelumnya yang sang Ayahnya sendiri untuk pensiun karena usianya. 

Mistery yang membayangkan betapa kuatnya raja Bimasakti, dihadapannya dia masih belum ada tandingannya. Mistery, dembele, dan Elenea di berikan penghormatan dan Hadiah karena telah berhasil mengalahkan Naga Api. Ketiganya mendapatkan gelar sebagai Kesatria Pembasmi Naga. Mereka pun terlihat sangat bahagia dengan julukan itu menjadi terkenal di seluruk Kota Gate. 

kembali keperjalanan mereka pulang menuju kampung halamannya desa Merapi. "Menurut kalian kita ini kesatria naga. Dan Naga Api telah kita kalahkan... Apa masih ada Naga lain di Dunia ini?" Kata Dembele. "Benar juga katamu Dembele... Jika masih ada Naga yang lain mungkin kita akan mendapatkan misi untuk berburu Naga..." Mistery menjawab pertanyaan dari Dembele. "Melawan Naga Api saja kita kewalahan..." Elena memotong pembicaraan mereka. "Benar juga... haaaaaahhhhh " Dembele dengan menghela nafas panjang. "Kalau begitu kita harus lebih kuat lagi dan berlatih di desa Merapi" Ajakan dari Merapi membuat Dembele dan Elena terdiam seaat setelahnya mereka berteriak dengan keras dan melompat tinggi "Ayoooo kita berlatih..... ". tentunya dengan latihan mereka akan bisa mengalahkan Para Naga lain dengan mudah.

"Ohh iya kita juga harus mencari semua informasi tentang Naga yang lain.... " Ucap Mistery. Mereka menganggukan semua kepalanya.

Sedangkan di istana kerajaan Gate raja Bimasakti dengan bertemu dengan seseorang misterius. Mereka menggunakan jubah serba hitam. Raja Bimasakti terlihat sangat menghormati orang misterius itu. "Kenapa Rencana kita bisa gagal?" Ucap dari Bimasakti kepada orang itu. "Maafkan Aku baginda, tak disangka ada yang bisa mengalahkan Naga Api" jawab dari sosok berjubah hitam itu. "Lalu apa rencana selanjutnya sang baginda?" tanya dari sosok jubah hitam yang satunya lagi." Tak apa kita tak seutuhnya gagal.. karena tujuan kita membunuh pemimpin dari desa Merapi" jawab dari Raja Bimasakti.  "Kalau begitu tujuan anda saja yang berhasil... sekarang urusan kami yang akan kami lanjutkan" kata sosok jubah hitam itu. "Karena informasi dari anda kami berhasilkan menemukan Naga Api... urusan kita dengan anda telah selesai..." lanjut kata dari sosok hitam. "Ya terima kasih sudah membantuku... " Jawab dari Raja Bimasakti. "Satu lagi baginda... Anak perempuan itu mirip dengan sosok pemimpin dari Desa Merapi... Sebaiknya Anda hati-hati" kata Sosok berjubah Hitam. "Baiklah... Aku akan lebih hati-hati".... jawab dari Raja Bimasakti.

Sementara Merapi dan kawan-kawan telah sampai di gerbang desa Merapi. Mereka masih teringat tragei yang mengerikan dari penyerangan Naga Api. Tetapi setelah memasuki Desa dan melihat para penduduk yang selamat. Mereka terasa sangat bersyukur dan gembira. Apalagi para penduduk desa mulai membangun kembali bangunan rumah dan infrastruktur lainnya. Mistery dan kawan-kawan memutuskan untuk berpisah pulang menuju rumahnya masing-masing. Elena sesampai di depan rumahnya melihat beberapa pembantunya sedang memperbaiki rumahnya yang sebagian besar hancur karena serangan Naga Api. 

Sedangkan Dembele adalah pengunjung yang datang ke desa Merapi da tinggal di penginapan. Mistery mengajaknya untuk tinggal di rumahnya, tentu mereka harus memperbaiki dulu rumahnya. Untung saja rumahnya ndak seutuhnya hancur karena serangan Naga Api.

Disaat perbaikan pembangunan di desa Merapi. Para penduduk memulai kehidupan baru dengan memulai menanam padi di sawah, ternak kambing, sapi, dan Ayam. hanya butuh beberapa hari desa Merapi mulai bangkit kembali.


Comments